Mengenali Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral

Home » Artikel » Akuntansi » Mengenali Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral

Mengenali Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral

2018-01-03T09:20:19+00:00 By |Akuntansi|0 Comments

Kegiatan transaksi sehari-hari memerlukan apa yang namanya uang. Uang merupkan alat transaksi yang mutlak dilakukan pada jaman sekarang. Terkadang orang melakukan transaksi menggunakan uang tunai atau juga disebut uang kartal, selain menggunakan uang kartal biasanya orang-orang juga menggunakan uang giral yaitu beupa sejenis cek dan yang lainnya. Anda perlu mengetahui perbedaan uang kartal dan uang giral terlebih dahulu jika merasa kebingungan. Disini akan dipaparkan mengenai perbedaan antara uang kartal dengan uang giral.

Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral

Uang kartal merupakan uang yang biasa kita jumpai di kehidupan sehari-hari, uang kartal ialah uang dalam bentuk kertas atau koin yang digunakan untuk transaksi sehari-hari. Fungsi uang kartal dan uang giral sebenarnya sama saja, sama-sama dapat digunakan untuk transaksi hanya bentuknya berbeda. Menggunakan uang kartal terkadang terlihat menonjol karena jika memakai uang kartal yang pecahan terbesarnya hanya Rp 100.000,- maka, jika digunakan untuk transaksi jumlah besar akan terlihat sekali. Jika menggunakan uang giral maka lebih praktis hanya menggunakan selembar kertas saja sudah bisa.

Apa Saja Perbedaan Uang Kartal dan Uang Giral?

1. Perbedaan dari Segi Kepraktisan

Banyak orang yang menyatakan bahwa menggunakan uang giral lebih praktis daripada uang kartal. Uang kartal merupakan uang yang biasa anda gunakan untuk bertransaksi, bentuknya logam dan kertas. Menggunakan uang kartal yang nominal paling besarnya hanya Rp 100,000,- akan terlihat menonjol ketika membawa atau menyimpannya dengan nominal yang cukup banyak. Namun, jika menggunakan uang giral dapat lebih praktis hanya perlu selembar kertas saja sudah bisa. Contoh uang giral yaitu cek dan giro.

2. Perbedaan dari Sistem Peredaran

Perbedaan selanjutnya mengenai uang kartal dan uang giral ialah terletak pada sistem peredarannya. Uang kartal merupakan uang yang biasa anda pakai bertransaksi pada kegiatan sehari-hari, peredarannya sangat luas, semua lapisan masyarakat menggunakan uang ini dari kelas ekonomi rendah sampai masyarakat ekonomi kelas atas. Sedang pada uang giral sisitem peredarannya hanya kepada mereka yang akrab dengan perbankan ataupun hanya pada masyarakat kelas atas saja. Sistem peredaran yang berbeda ini menjadi salah satu faktor masih adanya orang yang belum mengetahui perbedaan uang kartal dan uang giral.

Baca juga  Pengertian Laporan Arus Kas Dalam Akuntansi yang Sebenarnya

3. Perbedaan dari Segi Keamanan

Ciri-ciri uang kartal yaitu ada yang berbentuk kertas dan koin, nilai nominal paling besar Rp 100.000,- Jika ditanjau dari segi keamanan uang ini tidak terlalu aman karena jika membawanya dalam bentuk banyak akan terlihat menonjol sekali. Selain itu jika uang hilang akan sulit dalam mencarinya kembali. Uang giral merupakan uang yang memiliki identitas yang terorganisir dengan pihak bank tertentu, ketika anda kehilangan uang ini maka anda hanya perlu melapor kepada pihak bank untuk melakukan pemblokiran sehingga uang anda tetap aman.

4. Perbedaan dari Segi Pihak yang Mengeluarkan

Paparan berikutnya mengenai perbedaan uang kartal dan uang giral yaitu dilihat dari segi yang mengeluarkan uang tersebut. Uang kartal yang dapat anda sebut uang tunai dikeluarkan hanya dapat dikeluarkan oleh Bank Indonesia, hal ini sesuai undang-undang yang berlaku dimana kewenangan tersebut dinamakan hak oktroi. Sedangkan uang giral dapat dikeluarkan oleh semua bank umum yang ada.

Uang kartal dan uang giral sama-sama bermanfaat untuk anda, bijaklah mengguanakan uang yang anda punya. Perbedaan uang kartal dan uang giral tersebut semoga dapat memberikan anda pengetahuan dan manfaat lebih untuk lebih memahami lagi tentang pengertian uang kartal dan uang giral. Dengan papran tersebut, tentunya anda kini tidak perlu bingung lagi.

Leave A Comment