Laporan Keuangan Menurut PSAK dan Jenisnya Yang Sudah Disahkan

Setiap perusahaan mempersiapkan laporan keuangan di tiap akhir periode sebagai rangkuman atas kegiatan finansial perusahaan. Laporan keuangan menurut PSAK merupakan laporan keuangan yang disetujui dan disahkan oleh Peryataan Standar Akuntansi Keuangan. Untuk mencapainya, ada beberapa karakteristik yang dibutuhkan dan juga jenisnya.

Pengertian Laporan keuangan menurut PSAK no 1

Laporan Keuangan Menurut PSAKDi dalam PSAK no. 1 disebutkan tentang penyajian laporan keuangan yang terdiri dari struktur laporan keuangan, dan persyaratan isi laporan keuangan. Tujuannya untuk umum dan tidak berlaku bagi laporan keuangan entitas syariah. Hal ini dilakukan supaya laporan keuangan bisa tersusun dengan jelas dan terstruktur rapi, sehingga Standar Akuntansi Keuangan menyebutkan persyaratan dan bagaimana penyusunan yang benar. Komponen laporan keuangan menurut PSAK no 1 adalah:

Simak Juga Artikel Tentang Laporan Keuangan Usaha Kecil

Laporan Posisi Keuangan

Di akhir periode diharuskan adanya laporan posisi keuangan untuk memberi gambaran tentang performa perusahaan. Kemampuan perusahaan untuk membayar hutang tepat waktu dan bagaimana kemampuannya dalam menghasilkan modal akan ditampilkan di laporan posisi keuangan. Pendistribusian kas serta bentuk dividen yang diberikan kepada pemegang saham juga disajikan.

Terdapat tiga elemen yang ada di dalam laporan keuangan, seperti, Aset, Liabilitas dan Ekuitas. Aset merupakan sumber daya yang dimiliki perusahaan yang diasumsikan dapat memberikan keuntungan ekonomi di masa depan (contohnya kas, persediaan, gedung, dll). Liabilitas adalah kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan menggunakan asetnya (contohnya utang, pelayanan, dll). Ekuitas adalah modal yang dimiliki perusahaan setelah aset dikurangin kewajiban.

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Laporan laba rugi merupakan salah satu komponen laporan keuangan menurut PSAK yang mempelrihatkan keuntungan dan kerugian yang dirasakan perusahaan dalam periode tertentu. Guna laporan ini adalah untuk memprediksi profit yang bisa dihasilkan perusahaan untuk masa mendatang. Elemen penghasilan komprehensif lain dapat di gabungkan atau di pisah dengan laporan laba rugi.

Terdapat dua komponen dalam laporan laba rugi yaitu, Pemasukan dan Pengeluaran. Pemasukan merupakan jumlah dari apa yang dihasilkan oleh perusahaan selama periode tertentu. Misalnya, penjualan, penerimaan dividen, dan lainnya. Pengeluaran merupakan jumlah yang dikeluarkan oleh perusahaan sealam kurun periode tertentu misalnya, gaji, sewa gedung dan depresiasi.

Laporan Perubahan Ekuitas

Di dalam laporan perubahan ekuitas memberikan gambaran mengenai besarnya saldo modal perusahaan yang dipengaruhi laba dan rugi pada suatu periode tertentu. Lebih jelasnya, laporan perubahan ekuitas menunjukkan perubahan yang timbul dari jumlah total laba rugi dan pendapatan komprehensif. Disamping itu, perusahaan juga perlu menyajikan jumlah divien yang diatribusikan kepada pemilik saham serta nilainya per saham.

Laporan Arus Kas

Laporana arus kas merupakan perputaran kas yang dibagi kedalam tiga kategori yaitu arus kas investasi, arus kas pendanaan dan arus kas operasi. Secara lebih jelas, laporana rus kas memberikan dasar pengguna laporan keuangan untuk menilai bagaimana kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas. Lalu bagaimana perusahaan mengelola kas untuk keperluan operasional. Untuk penjelasan lebih rinci dibahas dalam PSAK 2.

Catatan Atas Laporan Keuangan

CALK atau Catatan Atas Laporan Keuangan menyajikan penjelasan dari laporan keuangan neraca, laba rugi, perubahan modal dan arus kas perusahaan serta informasi yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan. Pada dasarnya komponen ini menyatakan informasi dari dasar penyusunan laporan keuangan. Dasar pengukuran yang dipakai dan kebijakan akuntansi yang diterapkan juga informasi lain perlu disajikan untuk memahami laporan keuangan lebih baik lagi.

Baca Juga Info tentang Perkembangan Akuntansi Di Indonesia

Itulah komponen-komponen laporan keuangan menurut PSAK yang berguna bagi Anda untuk menyusun laporan keuangan perusahaan agar sesuai dengan standar yang berlaku. SAK pada dasarnya digunakan untuk badan atau entitas yang memilki akuntabilitas publik, yang berarti terdaftar atau masih proses pendaftaran dalam pasar modal atau fidusia (badan usaha yang menggunakan dana masyarakat.)

Apabila Saudara Membutuhkan Jasa akuntansi, jasa pembukuan, jasa auditing, atau jasa perpajakan silahkan hubungi kami melalui kotak yang tertera dalam situs www.jasakonsultanakuntansi.com ini di bagian menu atas, kami siap menjadi partnert bisnis yang solid untuk anda.

Leave a Reply