Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

7 Etika Profesi Akuntansi yang Harus Diketahui Calon Akuntan!

Home » Artikel » Akuntansi » 7 Etika Profesi Akuntansi yang Harus Diketahui Calon Akuntan!

7 Etika Profesi Akuntansi yang Harus Diketahui Calon Akuntan!

2018-01-16T16:21:50+00:00 By |Akuntansi|0 Comments

Dalam setiap pekerjaan, biasanya memiliki sumpah tersediri dalam menjalankan profesinya. Contohnya, seorang dokter yang memiliki sumpah dokter. Atau seorang akuntan yang wajib memahami tentang etika profesi akuntansi. Apakah anda sudah mengetahui tentang etika tersebut? Jika belum, informasi di bawah ini adalah informasi yang harus anda baca.

7 Dasar Etika Profesi Akuntansi Untuk Si Calon Akuntan

Etika Profesi AkuntansiMenurut pengertian, etika profesi akuntansi adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang perilaku baik dan buruk, khususnya untuk seorang akuntan. Walaupun banyak perilaku baik dan buruk yang telah diketahui, kali akan dibahas dengan lebih detail lagi, khususnya apa yang harus dilakukan akuntan. Apa saja etika yang harus dipahami oleh seorang akuntan? Berikut informasi lengkapnya untuk anda.

1. Kode Etik Profesi Akuntansi: Standar Teknis

Hal pertama yang harus dipelajari oleh calon akuntan adalah menjalankan tugas harus sesuai dengan standar teknis. Selain itu, tugas pun harus dilaksanakan sesuai dengan standar operasional. Dan usahakan, tugas yang anda lakukan sesuai dengan standar Ikatan Akuntasi Indonesia.

2. Kerahasiaan

Dalam menjalankan tugas, seorang akuntan dilarang untuk mengungkapkan kasus atau proyek yang sedang dijalaninya, termasuk pada rekan kerja. Anda juga sangat dilarang untuk menjual informasi tentang proyek untuk keuntungan pribadi atau pihak ketiga. Informasi yang dimaksud adalah informasi profesional atau informasi bisnis.

3. Objektif

Setelah memahami tentang dua dasar etika profesi akuntansi, apakah sudah cukup di pahami? Karena akan berlanjut ke dasar yang berikutnya, yaitu obyektif. seorang akuntan diharuskan memiliki sikap yang obyektif. Sehingga, seorang akuntan diharuskan agar tidak berada dalam tekanan dari pihak manapun.

4. Kepentingan Publik

Sebagai pelayanan publik seorang akuntan harus pandai-pandai memanfaatkan waktu. Hal ini dikarenakan hampir setengah dari waktu akuntan akan dipakai untuk melayani kepentingan publik. Oleh karenanya, seorang akuntan harus memiliki sikap pelayan publik yang siap untuk melayani orang dari kalangan manapun.

5. Tanggung Jawab Profesi

Setiap pekerjaan harus dijalani dengan tanggung jawab yang tinggi, termasuk menjadi seorang akuntan. Dalam menjalani tugasnya, akuntan harus menggunakan dua macam pertimbangan. Pertimbangan tersebut adalah pertimbangan moral dan keprofesionalannya. Sehingga, setiap perilaku yang dilakukan dalam menangani sebuah proyek dapat dipertqnggung jawabkan dengan baik.

6. Perilaku Profesional

Sama dengan tanggung jawab profesi, perilaku profesional pun harus dimilikki oleh seorang akuntan. Seorang akuntan harus memiliki sikap ini dan macam-macam etika profesi akuntansi yang lainnya. Utamanya, sikap profesional, di mana seorang akuntan harus memiliki sikap yang konsisten dalam melakukan tugasnya. Disamping itu, penting pula untuk menghindari perilaku yang mendiskreditkan pekerjaan. Sehingga pekerjaan seorang akuntan tetap dapat dilakukan dengan baik dan mendapatkan nama yang baik.

7. Integritas

Bahasan paling akhir dari artikel profesi akuntansi adalah integritas. Walaupun disetiap pekerjaan membutuhkan integritas, namun seorang akuntan lebih mementingkannya. Karena, integritas inilah yang akan membangun kepercayaan publik pada pekerjaan seorang akuntan. Tidak hanya itu, integritas anda tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan pribadi. Karena biasanya, hal yang paling menganggu dalam pekerjaan seorang akuntan adalah kepentingan atau keuntungan pribadi.

7 dasar prinsip tersebut dapat anda pelajari secara lebih dalam dengan membaca buku-buku tentang profesi akuntansi. Namun pembahasan sepintas tentang etika profesi akuntansi tersebut dapat memberikan gambaran untuk anda. Artikel ini juga dapat dijadikan bahan untuk mengetahui prinsip akuntan sebelum terjun langsung dalam profesi akuntan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan semoga berhasil menjalankannya!

Leave A Comment